Hargasewa apartemen Area harian bulanan tahunan tipe studio/1BR/2BR/3BR full furnished/semi furnished/unfurnished (kosong). Oleh M. Alwi Hasbi Silalahi sentralberitaMedan~Beberapa waktu yang lalu di Ibukota Indonesia Jakarta, Gubernur Anies Baswedan menghentikan secara total aktivitas hotel Alexis yang terletak di kawasan Jakarta Utara. Penutupan itu sontak mengagetkan masyarakat Indonesia khususnya Jakarta, pasalnya Hotel yang di launching pada tahun 2006 silam sudah beberapa kali dikabarkan akan ditutup, namun pada masa Anies memimpin baru dapat terealisasi. Hotel Alexis yang di cap sebagai Surga Dunia itu diduga menjadi sarang aktivitas prostitusi, peredaran narkoba hingga tempat perjudian. Oleh karena itu keberadaan hotel yang juga berisi diskotik hingga panti pijat ini kian meresahkan masyarakat Jakarta. Di Sumatera Utara sebenarnya ada hotel yang aktivitas didalamnya menyerupai Alexis di Jakarta. Ialah Capital Building yang berlokasi di Jalan Putri Hijau Medan, gedung mewah itu juga dianggap sebagai surga dunia yang ada di wilayah Sumatera Utara. Pada tahun 2015 misalkan, penggerebekan pernah terjadi di Capital Building ini oleh pihak kepolisian. Hebatnya yang melakukan penggerebekan ini langsung dilakukan oleh Markas Besar Mabes Polri dari Jakarta. Dari proses penggerebekan itu, kepolisian mengamankan setidaknya 29 Pekerja Seks Komersial PSK yang beberapa diantaranya didatangkan dari mancanegara. Bukan hanya itu, seperti yang dituliskan pada 21 Juni 2018 yang lalu, Capital Building juga merupakan salah satu tempat perjudian dan peredaran narkoba di Sumatera Utara. Sumut Bermartabat Sejak penggerebekan di tahun 2015 seperti yang dituliskan diatas, gedung Capital Building hingga hari ini terus di cap sebagai lokasi maksiat yang ada di Kota Medan. Hal ini tentu menciderai citra Sumatera Utara, apalagi saat ini Gubernur Sumut Edi Rahmayadi ingin menjadikan provinsi yang di huni lebih kurang 14 Juta penduduk ini menjadi daerah yang bermartabat. Bukan hanya tempat maksiat saja, keberadaan PSK asal negara lain terindikasi terjadinya proses perdagangan manusia secara internasional. Dan jika benar, maka Indonesia khususnya Sumut menjadi tempat manusia manusia yang diperdagangkan itu beraktivitas. Gubernur beserta aparat kepolisian kiranya perlu mempertegas isu miring tentang Capital Building tersebut. Hal ini berkenaan dengan keresahan penulis beserta masyarakat kota Medan maupun Sumatera Utara secara umum tentang berbagai efek yang bisa ditimbulkan jika terjadinya pembiaran aktivitas maksiat terus terjadi di lokasi itu. Jika dilihat regulasi yang ada, Gubernur sejatinya memiliki kekuasaan yang cukup untuk menghentikan seluruh aktivitas yang ada di Capital Building. Bukan hanya itu, Gubernur beserta jajaran pihak keamanan dari kepolisian bisa menetapkan bos dari gedung mewah itu sebagai tersangka jika benar terjadi praktik Prostitusi, Perjudian hingga peredaran narkoba di lokasi yang dimilikinya itu. Dengan dasar hal itu, saya menantang Gubernur sebagai pemimpin Sumatera Utara dengan perangkat lainnya untuk menuntaskan berbagai isu miring terhadap aktivitas yang terjadi di Capital Building. Jika memang benar terbukti sebagai tempat yang penuh maksiat, saya menunggu Capital Building diberikan sanksi seperti Alexis di Jakarta yakni ditutup secara menyeluruh dan dilarang beraktivitas apapun didalamnya. Penulis adalah ketua Badko HMI Sumut
MEDAN (MIMBAR) - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) DPRD Kota Medan mengapresiasi tim Satgas Cobid-19 Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) menutup sementara tempat hiburan malam (THM) di Capital Building, Medan karena melanggar protokol kesehatan. (THM) di Capital Building, Medan karena melanggar protokol kesehatan

Le Carrefour de QuĂ©bec Le boulevard des Capucins commence Ă  se refaire une beautĂ©. La firme Quinzhee architecture vient d’annoncer Franky, un projet de 24 unitĂ©s de logements avec un rez-de-chaussĂ©e commercial, sans stationnement. L’immeuble sera situĂ© au 550 boulevard des Capucins. Les logements seront pour la plupart des 3œ et des 4œ. Selon ce qui est prĂ©vu, la construction devrait dĂ©buter Ă  l’automne 2022, et les logements devraient pouvoir ĂȘtre occupĂ©s en juillet 2023. L’architecte fondateur de Quinzhee Architecture, Guillaume Fafard, voit dans ce secteur un fort potentiel de dĂ©veloppement. En ce moment, ce n’est pas agrĂ©able pour les piĂ©tons de circuler sur le boulevard des capucins. Il y a beaucoup de voitures et elles roulent assez rapidement. En bĂątissant des logements, ça va faire une prĂ©sence humaine qui permettra dĂ©jĂ  de rĂ©duire un peu le trafic », explique-t-il. MalgrĂ© la proximitĂ© avec l’incinĂ©rateur, l’architecte considĂšre qu’il serait aussi envisageable de crĂ©er un milieu de vie trĂšs agrĂ©able Ă  cet endroit. Pour l’instant, il faut penser dos Ă  l’incinĂ©rateur. Le Vieux-Limoilou, juste derriĂšre, est un quartier magnifique. De l’autre cĂŽtĂ© de la rue, si j’étais la Ville, je permettrais du six Ă©tages, ce qui permettrait de couper la vue. DerriĂšre, on pourrait mĂȘme faire des murs vĂ©gĂ©talisĂ©s, et ça ferait peut-ĂȘtre en sorte d’amĂ©liorer non seulement l’environnement visuel, mais aussi, si ça se trouve, la qualitĂ© de l’air », dit Guillaume Fafard. Des idĂ©es, il y en a. Il faut seulement que des propriĂ©taires osent acquĂ©rir ces terrains, ou en faire quelque chose », ajoute-t-il. Stationnement Le fondateur de Quinzhee architecture ne cache pas son sentiment Ă  l’endroit du nombre minimal de cases de stationnements habituellement exigĂ© par la ville. Ça ralenti des projets, et ça dĂ©courage des promoteurs. Il faut parfois attendre 4 mois avant d’avoir l’autorisation de faire moins de stationnements que le prĂ©voit le rĂšglement de la ville. Pour des projets qui prendraient en tout 6 mois, c’est inacceptable », souffle-t-il. En outre, Guillaume Fafard croit qu’en fixant un nombre minimal de case de stationnements, la Ville encourage les gens Ă  se dĂ©placer en voiture, et que cela se fait au dĂ©triment d’autres modes de transport. Il y a un dicton qui dit build it, it twill come. C’est sĂ»r que si on amĂ©nage des espaces de stationnement, il y aura des autos. Je suis d’avis qu’on pourrait exiger des nouveaux bĂątiments un nombre minimal de stationnements pour vĂ©lo, et que cela encouragerait le transport actif », dit-il avec enthousiasme. Ce genre de mesure pourrait aussi avoir un effet sur le coĂ»t des logements, pense l’architecte. Dans le cas du projet Franky sur des Capucins, on aurait pu faire neuf cases de stationnement en souterrain. Ça aurait coĂ»tĂ© 300 000$, et c’est l’ensemble des rĂ©sidents de l’immeuble qui se seraient partagĂ© la facture », fait-il valoir. L’article

Konglomeratterkenal asal Medan, Mujianto dilaporkan memenuhi panggilan tim penyidik pada Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut, di Kantor Kejaitisu, Jalan AH Nasution, Medan, Rabu (10/11/202). Medanbisnisdaily.com-Medan. Konglomerat terkenal asal Medan, Mujianto dilaporkan memenuhi panggilan tim penyidik pada Tindak Pidana Khusus (Pidsus
Medan - Polrestabes Medan 'menggerebek' Capital Building di Jalan Putri Hijau, Medan. Penggerebekan itu terkait adanya informasi dari masyarakat bahwa tempat itu menjadi lokasi perjudian, apa hasilnya?PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa menjelaskan kegiatan itu berlangsung pada Minggu 21/8 malam sekitar pukul WIB. Saat itu pihaknya memastikan informasi dari warga mulai dari lantai satu sampai delapan. Turut dalam giat itu dari Unit Satres Narkoba Polrestabes Medan dan Sat Intelkam Polrestabes Medan."Lantai satu dan dua ada restoran. Semua lantai sudah dicek dan tidak ada yang mengarah ke tempat perjudian," kata Fathir, Senin 22/8/2022. Di lantai delapan, kata dia, digunakan sebagai tempat pesta pernikahan, ibadah, dan lainnya. Di lantai tujuh ada kegiatan pelanggan yang karaoke. Lantai tiga ada masyarakat Fathir mengimbau segera menginformasikan bila menemukan lokasi perjudian. Sebab, pihaknya berjanji segera menindaklanjuti informasi hal itu dilakukan demi menghilangkan keresahan masyarakat. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pengawasan di tempat lain yang dilarang oleh aturan undang-undang."Semisal pihak pemerintah kota, tokoh masyarakat, dan lainnya," sebutnya. Simak Video "Bos Judi Online Apin BK Dituntut 5 Tahun Penjara!" [GambasVideo 20detik] astj/astj

CapitalBuilding Medan, North Sumatra, Indonesia About Capital Building This is the entertainment complex located in the heart of the city in Medan, close to the Post Office at Jalan Putri Hijau. Add to Wish List. Travelers also viewed these places similar to Capital Building. Elite (previously known as M-City)

MEDAN, – Masyarakat Sumatera Utara Sumut masih ramai memperbincangkan beredarnya infografis Konsorsium 303 judi karena munculnya salah satu nama berinisial AS. Berdasarkan infografis Konsorsium 303 yang diperoleh, inisial AS merupakan pemilik tempat hiburan malam terbesar di Kota Medan Capital Building. Ia disinyalir melakukan aktivitas praktik tindak perjudian di beberapa daerah di Sumut. Di antaranya Perumahan J City Medan Johor yang dikoordinir I alias Y lalu Hotel Hill Park atau Green Hill Sibolangit dikoordinir Y dan Kompleks CBD Polonia Medan di bawah koordinasi AK yang telah digerebek Polrestabes Medan. Ramainya perbincangan masyarakat tentang infografis Konsorsium 303 atas munculnya nama AS itu turut menjadi perhatian Komisi III DPR RI. Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan, mengatakan Polda Sumut harus secepatnya mengungkap Konsorsium 303 sehingga masalah judi di Sumatera Utara bisa diselesaikan. “Dari infografis konsorsium 303 yang beredar itu muncul beberapa nama dan salah satunya AS. Karena itu, Polda Sumut harus investigasi dan membongkarnya,” katanya, Sabtu 27/8. Menurutnya, Polda Sumut tidak boleh menyerah dalam memberantas tindak perjudian di Sumatera Utara serta menangkap para bandar-bandar besarnya. Hinca menegaskan Komisi III DPR RI tentunya memberi dukungan penuh kepada Kapolri dan Polda Sumut dalam memberantas segala bentuk tindak praktik judi. “Saya yakin Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dan jajarannya mampu membongkar kasus perjudian di Sumut. Terutama mengungkap dugaan keterlibatan AS dalam infografis Konsorsium 303 yang sudah tersebar di masyarakat,” sebutnya. “Memberantas judi itu butuh kerja sama semua pihak. Selain itu, butuh endurance yang panjang. Sekali lagi, kita dukung Polda Sumut!” seru politisi Partai Demokrat itu berharap masyarakat ikut membantu Polda Sumut memberantas perjudian serta menangkap para bandar. Sebelumnya, Ketua Indonesian Police Watch IPW Teguh Sugeng Santoso mengatakan informasi judi yang beredar luas di masyarakat bisa jadi pintu masuk Polri menelusuri perjudian di Indonesia, termasuk di Sumut. Teguh pun mendesak Polri mendalami infografis Konsorsium 303 tersebut. “Polri harus bertindak lebih cepat dan tegas untuk mengungkap tindak pidana judi. Bandar-bandar besar harus bisa tertangkap dan dijadikan tersangka. Panggil nama-nama yang tercatut dalam infografis Konsorsium 303 sebagai upaya memberantas judi,” bebernya. Sekadar diketahui, lokasi judi di Kompleks CBD Polonia telah digerebek polisi pada Rabu 17/8 dan Capital Building yang berlokasi di Jalan Putri Hijau Medan pada Minggu 21/8 malam. Namun, polisi tidak menemukan barang bukti di dua lokasi tersebut. wol/lhz/d1 Editor SASTROY BANGUN
CapitalBuilding. JAKARTA, SUMUTPOS.CO - Mabes Polri belum juga menetapkan tersangka pascapenggerebekan tempat hiburan malam Classical Karaoke di Capital Building dan Mess Capital Building, Kamis (6/8) kemarin. Termasuk dugaan masyarakat tempat tersebut selama ini beroperasi sebagai tempat perjudian terbesar di Medan, Agus mengatakan
Views 7,258 Dr Maruli Siahaan SH MH paling kanan saat menghadiri ulang tahun pengusaha Asiang. foto Ist MEDAN – Kombes Purn Dr H Maruli Siahaan SH MH selaku Direktur Utama Dirut PT Jaguar Inti Perkasa JIP, menghadiri acara syukuran ulang tahun ke-62 pengusaha sukses, Asiang Rusli Ali, bersama para pimpinan Capital Group dan keluarga di Lantai 8 Capital Building, Jalan Putri Hijau, Medan. Dalam kesempatan tersebut, Maruli yang juga anggota Dewan Pakar Partai Golkar Sumut memberikan ucapan selamat dan doa semoga diberikan umur yang panjang. “Semoga Bapak Asiang Rusli Ali diberikan kesehatan yang prima, umur yang panjang, sukses dalam memimpin usaha Capital Group dan selalu dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu 30/3/22. Selanjutnya, Maruli selaku Ketua Umum Parsadaan Pomparan Somba Debata PPSD Siahaan Kota Medan, menerima kunjungan keluarga Panjaitan/ Br Siahaan. Kedatangan warga Simalingkar ini dalam rangka mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan Ketua Umum PPSD Medan, beberapa waktu lalu. Kehadiran keluarga tersebut didampingi St NO Siahaan, Rismen Siahaan, dan Markoni Siahaan. Mereka menyerahkan plakat tanda ucapan terimakasih dari HKBP Tanjung Sari Medan. Terlihat hadir, Pdt Gideon Siahaan dan St Halomoan Siahaan dari HKBP Pabrik Tenun. Acara yang berlokasi di Kantor PPSD Siahaan Medan, Jalan Nibung II, tersebut berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan. Maruli selaku pengawas PT TPI Grab Medan, kemudian melayat ke rumah duka, Jalan Piano, Amplas. Ia menyampaikan kata-kata duka dan turut berduka cita sekaligus mengantarkan ke tempat peristirahatan terakhir atas berpulangnya ke Rumah Bapa di Surga, Kapten Marudur Sitorus, tutup usia 57 tahun. Almarhum merupakan anggota Komunitas Kapten Medan Bersatu Kebas PT TPI Grab Medan. “Semoga amal Ibadah serta perbuatan almarhum dapat diterima di sisi Tuhan yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya. */ht Building1, floor: 8; Luas 112 m2, lantai marmer, ceiling tinggi; 2 bed rooms + 1 maid bed room, 1 bath room, 1 shower room + 1 maid shower room; Advantage dibanding unit2 lain di apartment: BUKA PINTU ADA FOYER JADI LIVING ROOM TIDAK LANGSUNG TERLIHAT; Unit balcony: menghadap ke gedung WALIKOTA JAKSEL; Lokasi strategis antara BLOK M - Kemang

MEDAN, – Polisi dikabarkan menggerebek lokasi hiburan malam Capital Building di Jalan Putri Hijau, Kecamatan Medan Barat, Minggu 21/8 malam. Berdasarkan informasi yang diperoleh Waspada Online, kabar penggerebekan dilakukan polisi di Capital Building diduga setelah mencuatnya nama pemilik hiburan malam tersebut berinisial AS dalam infografis Konsorsium 303 judi yang menyebar di publik. Untuk memastikan penggerebekan, Tim Waspada Online mendatangi hiburan malam terbesar di Kota Medan tersebut. Dari pantauan di luar parkir, tidak ada tanda-tanda penggerebekan dilakukan pihak kepolisian. Aktivitas para pengunjung tampak hilir mudik keluar masuk seperti biasa dari Capital Building dengan adanya petugas sekuriti melakukan pengamanan di pelataran parkir. Belum diketahui secara pasti apakah pihak kepolisian sudah berada di dalam gedung pencakar langit tersebut. Hanya saja, isu penggerebekan hiburan malam milik AS sudah tersebar di kalangan wartawan. “Infonya mau magrib tadi digerebek, waktu polisi datang para pengunjung disuruh keluar dari room KTV ke Soho,” kata sumber yang diterima di lapangan. Untuk memastikan kabar yang beredar, Waspada Online mengonfirmasi dengan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi. Juru bicara Polda Sumut ini mengaku tidak mengetahui adanya penggerebekan di Capital Building. “Siapa yang gerebek, tidak tahu saya ada penggerebekan di situ Capital Building,” pungkasnya. wol/lvz/d2 editor FACHRIL SYAHPUTRA

\n\n\n pemilik capital building medan
MEDANSidang lanjutan perkara dugaan pencurian sebesar Rp 650 juta dari dalam tas yang terletak di plafon asbes dari
SOHOCapital Medan Capital Building, Medan - Browse around for good food, pick what you like, and GoFood can deliver it to you. Dapetin app Gojek. Download. SOHO Capital Medan, Capital Building. Aneka nasi, Barat, Pizza & pasta. tutup Buka hari Sabtu jam 11:00. Selengkapnya. Jam buka. Monday. . Tuesday. 11:00-22:00. Wednesday. Menurutdia, Tim Satgas COVID-19 Mebidang saat melakukan razia pada 6 Oktober 2020 telah melakukan teguran kepada pemilik kedua tempat hiburan malam di Capital Building. Namun, ketika ditinjau lagi pada Sabtu (17/10) malam, tempat hiburan tersebut masih melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

Location Jl. Bek Murad No. 42, Setiabudi - Jakarta Selatan (Exactly Behind HSBC / WTC Sudirman / Wisma Metropolitan Building) Tower/Floor/View: Tower A/11th Floor - Unit 05 Size: 28,8 m2

IalahCapital Building yang berlokasi di Jalan Putri Hijau Medan, gedung mewah itu juga dianggap sebagai surga dunia yang ada di wilayah Sumatera Utara. Pada tahun 2015 misalkan, penggerebekan pernah terjadi di Capital Building ini oleh pihak kepolisian. Hebatnya yang melakukan penggerebekan ini langsung dilakukan oleh Markas Besar (Mabes
Medan MPOL : Polisi membekuk 4 orang diduga pelaku penganiayaan terhadap 2 anggora Polri yang terjadi di lokasi hiburan malam Retro, Gedung Capital Building, Jl. Putri Hijau, Kel. Kesawan, Kec. Medan Barat, Minggu (19/7/2020) dinihari.Adapun identitas empat orang diduga pelaku yakni berinisial KS (33) anggota DPRD Sumut, SS (25), HPU (35) dan
XC70sl.